Agun Gunandjar Sudarsa

Untuk DPR Bersih dan Indonesia Lebih Baik
Total votes: 360
Thursday, November 28, 2013

Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat Di Daerah Adalah Faktor Terpenting Pengesahan DOB

Diposting oleh: 
Editor

Perjalanan panjang perjuangan pembentukan 65 Daerah Otonomi Baru (DOB), sudah memasuki tahapan akhir, setidaknya saat ini proses tersebut sudah sampai ke tangan Presiden. Tinggal menunggu keputusan Presiden melalui Amanat Presiden (Ampres) sebagai jawaban atas usul 65 RUU DOB pada sidang Paripurna 24 Oktober lalu, yang selanjutnya akan menjadi dasar hukum untuk membahasnya di Komisi II DPR RI.

Saat ini seluruh masyarakat yang daerahnya telah termasuk dalam 65 RUU DOB tersebut sedang harap-harap cemas menunggu persetujuan dari Presiden. Karena meskipun persyaratan yang tertuang dalam PP 78 terlengkapi, namun Presiden berhak untuk menyetujui atau tidak menyetujui suatu daerah menjadi DOB. “Kami di Komisi II juga tidak bisa berkata banyak, sebelum menerima surat keputusan Presiden. Tapi saya janji bila Presiden telah menyetujui suatu daerah menjadi DOB, saya tidak akan pikir panjang untuk ketok palu pengesahan,” tegas Agun meyakinkan.

Selain hal tersebut, Menurut Ketua Komisi II DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, masyarakat juga harus memahami dan selalu ingat, faktor terpenting dalam pertimbangan mengesahkan sebuah usulan pemekaran daerah menjadi DOB, yakni faktor keamanan. Ditegaskan Agun, keamanan akan menjadi pertimbangan terpenting dan paling utama dalam pemekaran suatu daerah.

“Saya harap, masyarakat yang daerahnya sedang diproses menjadi DOB tidak frontal apalagi emosional hingga menghambat kepentingan umum. Jaga kekompakan, jaga sikap, intens berkomunikasi langsung dengan semua pihak di daerah. Juga intens berkomunikasi dengan Sekretariat Komisi II DPR untuk mendapatkan informasi perkembangan dan prosedur tahapan pemekaran. Jangan sampai terjadi konflik antar masyarakat. Jaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah. Faktor ini sangat berpengaruh dalam pembahasan di DPR,” pesan Agun di  Musirawas, Bengkulu, Senin (25/11).

Jika demikian keadaanya, Agun mengaku optimis ke-65 RUU DOB akan disetujui Presiden. Namun meski demikian, ia tetap meminta masyarakat tidak terlena. Khususnya dalam mengawal proses yang diakuinya telah memasuki tahapan akhir tersebut. “Intinya berkomunikasi dengan niat baik, kita bangsa yang beradab, semua hambatan bisa dicari solusinya, saya dukung karena ini untuk kesejahteraan rakyat.”ujarnya.

Agun juga mengingatkan, dalam proses pemekaran suatu daerah, tidak ada pihak yang menjadi pahlawan atau yang paling berjasa. Ia melihat DOB ini adalah wujud keinginan dan kesadaran masyarakat untuk membangun daerahnya ketika melihat kondisi objektif saat ini daerahnya kurang sejahtera. “ini bukan kemenangan siapa-siapa, ini kemenangan rakyat di daerah memperjuangkan hak-nya sebagai warga Negara menuju sejahtera”,ujar Agun.

Skip Comments

Add new comment

Back to Top