Agun Gunandjar Sudarsa

Untuk DPR Bersih dan Indonesia Lebih Baik
Total votes: 285
Monday, July 21, 2014

Koalisi Merah Putih, Memperkuat Sistem Pemerintahan Presidensil

Diposting oleh: 
Editor

Fungsionaris DPP Partai Golkar, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.Ip, M.Si menegaskan, dengan adanya kesepakatan di tingkat pusat Partai Golkar, bersama Partai Gerindra, PAN, Partai Demokrat, PPP, PKS dan PBB yang sudah menandatangi kesepakatan koalisi permanen dalam wadah Koalisi Merah Putih, maka akan diturunkan dalam berbagai bentuk koalisi politik.

“Koalisi permanen ini berlaku dari tingkat pusat hingga tingkat desa. Berawal dari koalisi Pilpres, kemudian akan berlanjut di Pilkada Gubernur dan Pilkada Bupati/Walikota di seluruh Indonesia. Koalisi ini pun berlaku hingga 5 tahun ke depan,” terang Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil Ciamis, Banjar, Kuningan dan Pangandaran ini.

Bahkan menurutnya, lebih dari itu komitmen koalisi itu pun akan dijalankan di legislatif mulai dari DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. “Seperti dalam pemilihan Ketua DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, 7 parpol koalisi merah putih ini akan bersatu untuk mengusung calon Ketua DPR atau DPRD. Karena berdasar kepada UU tentang MD3 (MPR, DPR, DPD DPRD) yang kemarin disyahkan, parpol pemenang Pemilu tidak otomatis lagi terpilih sebagai Ketua DPR, DPRD Prov. dan DPRD Kabupaten/Kota,” ujar Agun yang juga merupakan Ketua Komisi II DPR RI ini.

Menurutnya, mengenai figur yang akan dicalonkan sebagai Ketua DPR, DPRD Prov dan DPRD Kabupaten/Kota dari Koalisi Merah Putih, akan ditentukan berdasarkan musyawarah yang dilakukan di berbagai tingkatan.

“Misalkan, di Ciamis siapa yang akan dicalonkan sebagai Ketua DPRD, tinggal musyawarah saja dengan 7 parpol Koalisi Merah Putih. Kalau sepakat mendukung si A dari salah satu partai, selanjutnya akan didukung oleh 7 parpol ini melalui voting di rapat Paripurna DPRD,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kerjasama di legislatif yang akan dilakukan oleh koalisi merah putih tidak hanya pada pemilihan Ketua DPR atau DPRD saja, tetapi sampai kepada pemilihan ketua komisi dan badan di DPR atau DPRD. “ Bisa saja terjadi, seluruh perangkat atau jabatan di DPR atau DPRD dikuasai oleh parpol Koalisi Merah Putih. Dan koalisi permanen ini akan berjalan hingga 5 tahun ke depan,” pungkasnya.

Agun menegaskan, seluruh pengurus Partai Golkar mulai dari tingkat pusat hingga tingkat desa harus patuh terhadap kesepakatan tersebut. Apabila ada pengurus Partai Golkar mbelo terhadap kesepakatan tersebut, lanjut dia, DPP pasti akan memberikan sanksi tegas.

Agun juga menipis kabar bahwa Partai Golkar akan berpindah haluan apabila pasangan Capres- Cawapres, Jokowi- JK memenangi Pilpres. “Partai Golkar dipastikan akan solid bersama Koalisi Merah Putih, apapun hasil Pilpres nanti. Jadi, tidak benar Partai Golkar akan berpindah haluan,” tegasnya.

Skip Comments

Add new comment

Back to Top