Agun Gunandjar Sudarsa

Untuk DPR Bersih dan Indonesia Lebih Baik
Total votes: 355
Friday, October 31, 2014

PARTAI GOLKAR MENANGKAP MOMENTUM PEMBARUAN

Diposting oleh: 
Editor

Partai GOLKAR adalah aset politik yang sangat penting yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang besar dan majemuk ini. Sebagai partai politik yang memiliki wawasan kebangsaan paripurna, keberadaan partai GOLKAR sangat strategis dan signifikan serta akan selalu relevan dalam memperkuat keindonesiaan. Kami sadar bahwa partai GOLKAR akan kehilangan relevansi kehadirannya manakala berhenti menjadi kekuatan pembaruan. Dan untuk menjadi kekuatan pembangunan dan pembaruan sebagaimana tersebut dalam salah satu butir Ikrar Panca Bhakti maka Partai GOLKAR tidak boleh berhenti memperbarui dirinya.

Kami memandang bahwa partai GOLKARĀ  sekarang ini mendapatkan momentumnya yang sangat baik untuk mewujudkan dirinya kembali menjadi kekuatan pembaruan dimana Partai GOLKAR akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas). Munas adalah forum permusyawaratan tertinggi yang sangat strategis untuk dijadikan momentum pembaruan. Pasalnya, Munas berwenang memantapkan paradigma pembaruan dan memilih kepemimpinan baru YANG RELEVAN dengan dinamika perkembangan jaman yang senantiasa berubah. Masa menjelang Munas menjadi momentum politik yang sangat tepat bagi segenap komponen dan elemen partai GOLKAR untuk menyepakati langkah-langkah memperbarui diri secara bersama-sama dan inklusif (terbuka).

Pemegang estafet kepemimpinan yang secara silih berganti menghela partai GOLKAR, di era reformasi telah bekerja keras secara optimal. Apalagi kepemimpinan partai GOLKAR di awal-awal reformasi itu menghela partai dalam situasi yang sangat sulit dan berat. Namun demikian sejak reformasi itu pula partai GOLKAR belum berhasil memenangkan hati rakyat secara maksimal, kami menyadari sepenuhnya bahwa kerja-kerja politik tidak selalu mesti berbuah kemenangan dan menghasilkan jabatan politik. Bagi partai GOLKAR perjuangan politik mestinya harus dipandang sebagai perjuangan kebajikan. Partai GOLKAR harus keluar dari trauma kekalahan dan menangkap momentum di depan mata yang tersedia saat ini untuk memperbarui dirinya dengan melakukan REGENERASI dan KADERISASI KEPEMIMPINAN secara DEMOKRATIS dan FAIR.

Menyongsong Pemilu 2019, populasi dan karakteristik pemilih sudah jauh berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, dan apabila partai GOLKAR tidak melakukan pembaruan yang signifikan pada Munas yang akan datang maka keterpurukan sudah siap menanti. Dengan demikian REGENERASI KEPEMIMPINAN adalah solusi untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada kita sekalian warga partai GOLKAR dan bangsa Indonesia. Aamiin YRA.

Jakarta, 30 Oktober 2014

Skip Comments

Add new comment

Back to Top