Agun Gunandjar Sudarsa

Untuk DPR Bersih dan Indonesia Lebih Baik
Total votes: 374
Thursday, November 27, 2014

Hentikan Cara-Cara Tidak Demokratis

Diposting oleh: 
Editor

Agun Gunandjar mengkiritik tindakan yang diambil Aburizal Bakrie (Ical). Ia menilai Ical sebagai penakut lantaran mengumpulkan DPD I Partai Golkar di Hotel Sultan.

"Jelas itu cara-cara penakut. Dia ingin menang di ring (Munas) dan wasit (Panitia Munas) yang dia Miliki dan DPD I yang berpihak padanya sehingga dia tidak perlu bertarung karena tak ada lawan (Aklamasi)," kata Agun, Rabu, (26/11/2014).

Pertemuan DPD I di hotel Sultan Rabu petang ini, kata Agun, merupakan bagian skenario memenangkan Aburizal Bakrie dalam bursa ketua umum di Munas mendatang dengan cara-cara yang tidak demokratis.

“Pertemuan DPD I di Hotel Sultan hari ini (Rabu, 26/11/2014) adalah bagian dari desain jalur aklamasi itu, persis seperti Rapimnas di Jogja," kata Agun.

"Makanya saya usulkan dalam rapat pleno DPP hentikan model-model dukungan seperti itu. Kita sepakati dulu secara bersama-sama tata cara pemilihan (Ketum), Panitia Munas yang mengakomodir semua kandidat dengan mengganti panitia yang sudah jelas dan sudah berpihak, lalu sepakati materi-materi Munas untuk program kerja nasional partai," terang Agun.

Ia meniilai, semua kesepakatan itu harus diambil dalam rapat pleno DPP agar pelaksanaan Munas bisa satu suara.

"Jadi yang buat pecah dan rusuh itu siapa, diajak rapat, diajak dialog, diajak kompromi, semua ditolak, keukeh aja ngotot, dan sepihak memutus tanpa dengarkan suara yang berbeda," ujar dia.

Seperti diketahui, Ical mengumpulkan DPD I di Hotel Sultan pada Rabu petang. Mereka membahas finalisasi persiapan pelaksanaan munas di Bali pada 30 November hingga 3 Desember 2014 mendatang.

Skip Comments

Add new comment

Back to Top