Agun Gunandjar Sudarsa

Untuk DPR Bersih dan Indonesia Lebih Baik
Total votes: 121
Thursday, April 14, 2016

Agun Gunandjar: Kemunculan Calon Independen Langkah Maju untuk Demokrasi

Diposting oleh: 
Editor

Jakarta - Kuatnya dukungan bagi bakal calon gubernur DKI jalur independen Basuki Tjahaja Purnama, membuat politisi PDIP Prasetyo Edi menganggap ada upaya melemahkan parpol atau deparpolisasi. Namun, politisi Partai Golkar Agun Gunandjar menilai sebaliknya.

"Kalau saya lebih melihatnya ini langkah maju dalam proses berdemokrasi, jadi bukan langkah mundur. Saya tidak melihat itu sebagai deparpolisasi, apalagi yang menyuarakan itu orang parpol," ucap Agun Gunandjar kepada detikcom, Minggu (14/3/2016).

Mantan ketua Komisi II DPR yang membidangi pemilu dan pemerintahan daerah itu menyebut, kehadiran calon independen justru menjadi otokritik dan pembelajaran bagi partai politik. Padahal parpol dalam konstitusi adalah pilar utama demokrasi.

"Parpol dalam konstitusi ditugaskan sebagai satu-satunya pihak yang bisa mengusung capres dan cawapres, dan bisa menempatkan orang dalam pemilu legislatif. Jadi begitu kuatnya parpol sehingga keberadaannya menentukan demokrasi ke depan," ucap politisi yang kini anggota komisi I DPR itu.

Otokritik parpol juga bukan saja terhadap fenomena calon independen, tapi terhadap pemimpin yang dihadirkan parpol tapi dinilai belum punya kompetensi dalam politik atau tata kelola pemerintahan.

"Seperti Pasha Ungu, artis-artis yang diusung parpol menjadi caleg, seniman-seniman, yang dalam kaca mata saya banyak yang tidak kompeten di bidang politik," ujar politisi asal Jabar itu.

Meski tidak sedikit tokoh bukan politisi yang berhasil dilahirkan oleh parpol, contohnya Ridwan Kamil dan Tri Rismaharini. Keduanya dianggap bukan pengurus dan tidak lahir dari rahim parpol secara langsung.

"Artinya fenomena Ahok terwujud karena kaderisasi dan persemaian kandidat yang dijalankan parpol belum berjalan efektif, dan belum ada kader-kader parpol asli yang bisa disamakan dengan harapan publik atau rakyat," ujarnya.

Terlebih dengan tingginya golput di beberapa Pilkada yang juga menunjukkan calon dari parpol tak sesuai harapan masyarakat.

"Jadi nggak usah putar jarum jam, malah bagus calon independen menjadi kontrol terhadap parpol," tegas politisi yang dianggap Ahok sebagai guru politiknya itu.

 

Skip Comments

Add new comment

Back to Top